Karya Anak Bangsa Ini, Canggih. Tapi Ditolak di Negeri Sendiri

Indonesia tidak hanya kaya akan sumber daya alamnya, tetapi juga kaya akan sumber daya manusianya. Banyak anak bangsa berhasil menemukan penemuan jenius yang dapat membantu dan mengubah dunia. Sayangnya mereka kurang mendapat apresiasi dan kurang dihargai, sehingga mereka lebih memilih berkarya di negeri orang daripaada di negeri sendiri. Contohnya saja seperti:

Pemadam Api cepat ramah lingkungan

Berbahan dasar kulit singkong yang selalu menjadi sampah, Randall Hartolaksono berhasil mengolah kulit singkong menjadi bahan anti api kelas dunia.

Dari penelitiannya ia berhasil menciptakan aneka produk anti api. Ad dimasukkan pada tabung semprot untuk memadamkan nyala api dan cat yang jika dioleskan pada kayu membuat kayu tersebut bisa tahan api selama 200 tahun. Produknya pun berhasil mendapat sertifikasi uji standar dari beberapa negara seperti Australia, Inggris, dan Amerika.

Tapi sayangnya Hartono tidak mendapat satuan lisensi atau sertifikat uji standar yang didapatkan dari Indonesia.

Kompor Biomasa

Seorang Dosen Fakultas MIPA Universitas Brawijaya, Muhammad Nurhuda berhasil menciptakan kompor biomassa, yaitu kompor ramah lingkungan. Sesuai dengan namanya, kompor ini berbahan bakar kayu cacahan, butiran kayu, dan pelet sawit.

Kompor biomassa ini justru laris di pasaran luar negeri seperti Norwegia, Peru, Meksiko, India, Kamboja, Timor Leste, serta negara-negara di kawasan benua Afrika daripada di Indonesia. Alasannya karena bukan ditolak oleh pemerintah, tetapi masyarakat Indonesia lebih memilih kompor gas elpiji yang dinilai lebih praktis dan efisien.

Mobil Listrik

Gak cuma Jerman dan Amerika, Indonesia nyatanya juga mampu memproduksi mobil sports,! Diberi nama Selo, mobil ciamik ini diciptakan oleh pakar mesin, Ricky Elson. Tidak hanya model bodynya yang keren, mobil sport Selo juga ramah lingkungan karena menggunakan bahan bakar listrik.

Sayangnya, mobil canggih ini ditolak pemerintah Indonesia karena tidak lolos uji emisi.

Sementara itu, saat Pemerintah Indonesia menolak mobil canggih Selo ini, Malaysia justru meminang mobil sport canggih ini dan dikembangkannya lebih lanjut. Waduh, bisa jadi Upin-Ipin Part 2 nih.

Alat Terapi Kanker

Dr. Warsito Taruno telah berhasil menciptkan alat yang dapat menjadi terobosan baru yaitu therapy kanker Electro Capacitive Cancer Treatment (ECCT) yang membunuh sel kanker dengan berbasis energi rendah yang dipadukan dengan teknologi terapi kanker.

Hasilnya setelah di uji coba, alat ciptaannya berhasil memerangi kanker dari tubuh penderitanya. Sayang, alat canggih ciptaan Dr. Warsito ini tidak mendapat izin dari lembaga kesehatan indonesia.

Malahan ECCT menarik perhatian negara Jepang yang terkenal dengan kecanggihannya dan melakukan riset. Hasil riset yang dilakukan oleh negara Jepang mengakui bahwa alatnya terbukti efektif memerangi sel kanker dibandingkan produk negara lain. Merasa puas dengan hasil penelitan, Jepang memesan Capacitive Cancer Treatment (ECCT).

 

Baca juga  7 Kebiasaan Orang-Orang Superkaya, Nomor 6 Patut Dicoba

Ngerasa aneh nggak sih? Ketika negara-negara lain dengan tangan terbuka menyambut mereka tapi di sini malah ga dapet izin. Mungkin ada pertimbangan ini itu kalau di sini atau mungkin ada kepentingan lain yang harus dijaga.

Artikel Terkait

One Reply to “Karya Anak Bangsa Ini, Canggih. Tapi Ditolak di Negeri Sendiri”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress spam blocked by CleanTalk.